"Peran Rakyat Dalam Menyikapi Pilkada dan Urgensi Sirkulasi Kepemimpinan di Daerah"
PEMILIHAN KEPALA DAERAH atau Pilkada 2020 di Indonesia, akan menjadi salah satu yang bersejarah, setelah keputusan final pemerintah akan tetap menyelenggarakan Pilkada di tengah situasi yang tidak pasti ini. Namun sistem pemerintahan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sirkulasi kepemimpinan harus tetap dilaksanakan agar tidak menunda semua tugas dan kepentingan rakyat. Artinya memilih pemimpin adalah hasrat dan kepentingan kita semua, bukan hanya partai politik, dan bukan hanya pemerintah. Pemilihan umum yang demokratis adalah tentang hasrat manusia, dan satu hasrat yang dimiliki semua orang adalah hasrat untuk menggapai kehidupan yang teratur. Lalu bagaimana kita dapat memastikan bahwa tatanan kehidupan ini akan berjalan dengan baik jika tidak ada sirkulasi kepemimpinan? Memang, seperti yang dikatakan filsuf Yuval Noah Harari bahwa, pemilihan bukanlah metode untuk menemukan kebenaran. Pemilu adalah metode untuk mencapai kompromi damai antara keinginan...